Berikut 5 Kabupaten dengan jumlah Provinsi Nusa Tenggara Barat Janda Tertinggi di

Samawanesia.com |(Artikel Flores Editorial) – Ketika kita memperhatikan statistik jumlah janda di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), kita tidak hanya melihat angka-angka yang dingin, tetapi juga cerminan dari realitas sosial, ekonomi, dan budaya yang kompleks di wilayah tersebut.

 

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam tentang faktor-faktor yang mungkin memengaruhi jumlah janda di lima kabupaten dengan jumlah tertinggi di NTB.

 

  1. Kabupaten Sumbawa: Cerminan Dinamika Ekonomi dan Sosial Dengan 33.016 janda, Kabupaten Sumbawa menonjol sebagai kabupaten dengan jumlah janda tertinggi di NTB. Faktor-faktor seperti tingkat migrasi, ketimpangan ekonomi, dan pola perkawinan dapat menjadi penyebabnya. Sumbawa, yang terkenal dengan kekayaan alamnya, mungkin menghadapi tantangan dalam pemerataan pembangunan yang bisa memengaruhi kestabilan perkawinan dan keluarga.
  2. Kabupaten Sumbawa Barat: Dinamika Antara Tradisi dan Modernisasi. Dengan 24.834 janda, Kabupaten Sumbawa Barat memiliki angka yang cukup signifikan. Pertumbuhan ekonomi yang tidak merata dan perubahan pola perkawinan di tengah perubahan budaya dan nilai-nilai tradisional bisa menjadi faktor yang berkontribusi terhadap jumlah janda yang tinggi di wilayah ini.
  3. Kabupaten Lombok Barat: Geografi dan Keterpencilan. Dengan 20.825 janda, Kabupaten Lombok Barat menghadapi tantangan yang unik. Faktor-faktor seperti akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan mungkin berperan dalam jumlah janda yang signifikan di wilayah ini.
  4. Kabupaten Lombok Timur: Perubahan Demografis dan Tren Perkawinan. Dengan 19.036 janda, Kabupaten Lombok Timur menunjukkan pola yang menarik. Perubahan demografis, urbanisasi, dan pergeseran budaya mungkin berdampak pada jumlah janda di wilayah ini. Faktor-faktor seperti pendidikan, pekerjaan, dan akses terhadap layanan kesehatan juga perlu dipertimbangkan.
  5. Kabupaten Lombok Tengah: Ekonomi dan Sosial di Wilayah Pedesaan. Dengan 18.099 janda, Kabupaten Lombok Tengah menyoroti tantangan yang dihadapi wilayah pedesaan. Faktor-faktor seperti akses terhadap pekerjaan yang layak, pendidikan, dan infrastruktur sosial dapat memengaruhi kestabilan perkawinan dan keluarga di wilayah ini.
Baca Juga:   DEMONSTRASI SOAL HARGA JAGUNG MEROSOT : POLRES SUMBAWA PUKUL RATA KADER HMI DAN KOHATI CABANG SUMBAWA

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *